Sabtu, 02 April 2016

DERMAGA JIWAKU

wajahmu tidak bisa kulupakan
bibirmu membuat ku terhanyut kedalamnya
tak jemu kumemandang setiap saat
cintaku semakin dalam demi detik yang berlalu
kelembutan tutur kata
lebih halus daripada kain yang terbuat dari benang sutra
engkau bagaikan cahaya dari celah dedaunnan
menembus gelapnya hutan memberikan sedikit harapan
harapan akan adanya jalan kebenaran dalam cinta
kelukaan yang telah menganga
dapat tersembuhkan hanya olehmu
aku merasa engkaulah tumpuan terakhir
dari penjelajahan cinta buat hatiku
dalam akhir penantian kesunyian
gengamlah tanganku erat
dengan itu aku akan kuat melawan arus kehidupan
menujumu di dermaga jiwaku



Tidak ada komentar:

Posting Komentar