Sabtu, 12 Desember 2015

KESEDIHAN HATI

Kesepian Yang Menjadi Arah 
Oleh .herman.s


Sulit rasanya menselaraskan hati dan pikiran
Kebersamaan denganmu, ciptakan rasa yang tak seharusnya ada...
Sempat aku berpikir untuk meninggalkanmu karena kamu sudah ada yang punya
Tetapi hatiku menyuruhku tuk terus bertahan dengan keadaan ini
Dan kini aku terkurung perasaanku sendiri
Dia yang ku impikan tidak pernah menganggap aku ada
Sementara nama dan wajahnya,telah terukir jelas didalam hatiku
Ya tuhan….
mengapa ini terjadi
kau tuangkan rasa itu padaku
Sementara ia yang kuimpikan, hanya dapat membuat hati bersedih
Dan kini semua membebaniku

Membuatku jatuh dalam kehampaan





Waktu Yang Salah 
Oleh herman.s


Detik demi detik telah kulalui
Didalam senyum ku menahan perih kesendirianku
Masih tersimpan rasa cinta yang sama untukmu
Yang tidak akan pudar dimakan waktu
Pernah kucoba menjalin cinta dengan yang lain
Tapi persaanku tak sama seperti saat aku bersamamu
Detupan jantung itu selalu ada saat melihatmu
Ingin ku waktu berhenti
Agar aku bisa memelukmu selama nya
Aku hanya bisa menghayakanmu
Karna cinta mu telah untuknya
Mungkin saat ini takdir tidak mempersatukan kita
Mempermainkan hatiku dalam cinta ini  
Saat ini
Ku ingin sendiri
Dan entah sampai kapan aku sendiri
Mungkin hingga saat nya nanti waktu kan mengobati hati ini
Hati yang pernah kuberikan hanya pada mu


 Senja diujung terang
Oleh : herman.S

Senja diujung terang
Kegelapan merangkul sukma
Dingin menusuk kalbu
Merasuk mengigilkan tulang
Melemaskan asa sehingga tubuh terkulai
Tak dapat lagi aku berpijak berdiri di bumi ini
Tak ada lagi yang menyokong tubuh ini
Engkaulah yang memberi kekuatan
Sekarang telah pergi bersama terang
Bayang – bayang di ujung terang
Mengharapkan pagi kan segera datang
Menanam benih – benih harapan
Masa depan yang lebih cerah



KESENDIRIAN
oleh : Herman .S


Kesendirianku bukanlah suatu pilihan
Itu adalah takdir dari kehidupan
Kesendirianku  bukanlah kesombongan
Tapi aku berhak memilih yang terbaik buatku
Detik berganti hari ,waktu terus berlalu
Kesendirian masih saja mengikuti
Kapan aku mendapatkan pendampingku
Yang bisa mengisi kesuyian hatiku
Pendamping yang bisa untuk berbagi
Setiap saat, saat senang maupun duka



Dirimu tidak untuk dikenang
Herman simangunsong  21/12/2015

Bersama angin kulalui malam
Tak bisa kudengar suaramu lagi
Lembayung sajak sajak  cintamu
Tak terukir dalam jiwaku
Mengalunkan sendu pilu
Mengelapkan mata bersama dengan hayalan

Tidak ada lagi kata yang bisa kutuliskan
Hanya lembaran kusam terpampang di mata
Hanya kenangan memilukan jiwa
Berlalu bersama waktu

Tidak dapat ku menahanmu
Dirimu bebas sekarang menggapai langit
Terbang, terbanglah bersama anganmu
Puaskan dahagamu akan hasratmu
Karena ku sudah melupakanmu selamanya



Tidak ada komentar:

Posting Komentar