Minggu, 14 Februari 2016

PERIH HATIKU




Disaat matahari tidak mampu lagi untuk hangatkan diriku
Dan disaat rembulan tidak mampu terangi gelap malamku
Hanya dirimu yang mampu tenangkan aku
Genggam tanganku membimbingku kearah tujuanku
Memberiku semangat meraih bintang  impianku
Tapi sekarang sejak kepergianmu yang jauh
Meninggalkan ku dengan kesepian menahan rinduku
Menanti kabarmu yang tiada berita
Apakah dirimu sudah melupakanku? hanya itu tanya dalam hatiku
Sekian lama kumenanti  dan hanya bisa pandangi gambar fotomu
Sekarang kutelah mengerti, puas sudah kumerindukanmu
Ternyata dirimu tidak sendiri lagi kamu telah menduakan cinta kita
Perih,upah dari penantianku adalah keperihan
Memang cinta tidak harus memiliki
Dengan kesedihanku ku doakan agar engkau bahagia
Selamat menempuh hidupmu yang baru
Biarlah kenangan itu jadi memori  yang tersimpan rapi di dalam pikiranku

DARI KEJAUHAN
aku hanya bisa memandangmu tersenyum disana
dari kejauhan kutitipkan doaku
agar engkau bahagia dengan dirinya
dirinya yang menjadi pilihan hatimu
selamat menempuh hidup barumu
dan aku akan mencari penggantimu
walaupun nanti akan sulit melupakanmu
tetapi aku harus menyadari
bahwa dirimu bukan tercipta untukku


Tidak ada komentar:

Posting Komentar