aku mampu menelusuri kelamnya malam
hanya untuk meraih bayanganmu
kau bagaikan fatamorgana
yang hanya tampak dikejauhan
sekarang kuterbelenggu dengan penantianku
bersama waktu aku sekarang hanya buku usang
dengan lembaran yang tidak ada lagi yang bisa dituliskan
terlalu lama kumenanti dalam kesendirian
entah sampai kapan menunggu
mungkin sampai raga ini mati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar